JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta -- Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengunjungi lahan sawah abadi di Kelurahan Cakung, Jakarta Timur, Sabtu 10 Oktober 2020. Areal seluas 5 ha ini merupakan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dibawah Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian. Dalam kunjungan ini, Mentan didampingi oleh Sekjen Kementan, Dirjen Perkebunan, Kepala Badan Karantina Pertanian, Kepala Biro Humas dan Pelayanan Publik, serta Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jakarta.

Saat melakukan kunjungan, Menteri Syahrul menyaksikan hamparan tanaman padi varietas Ciherang yang berada pada fase vegetatif. Ciherang merupakan varietas padi hasil pemuliaan Badan Litbang Pertanian yang dilepas dengan SK Menteri Pertanian nomor 60/Kpts/TP.240/2/2000 Tanggal 25 Februari 2000. Varietas ini memiliki rasa nasi yang pulen dengan rata-rata hasil 5-7 ton/ha, tahan terhadap wereng coklat biotipe 2, agak tahan terhadap wereng coklat biotipe 3, tahan terhadap hawar daun bakteri strain III, rentan terhadap strain IV dan VIII.

Dalam kunjungan ini Mentan memberi apresiasi masih bertahannya lahan pertanian di Jakarta dan berharap Pemerintah Provinsi DKI terus mempertahankan sawah abadi ditengah derasnya laju pembangunan kota. Hasil panen dari lahan sawah abadi ini, diarahkan untuk menjadi sumber benih untuk memenuhi kebutuhan benih di Jakarta.

Menurutnya, pertanian perkotaan memiliki potensi besar ditengah pandemi. Pemanfaatan lahan tidur dengan izin pemanfaatan dari pengembang dan bantaran sungai, bahkan pekarangan dapat ditingkatkan. “Kementan punya Program Pekarangan Lestari (P2L) dan ini sangat cocok untuk masyarakat Jakarta” imbuhnya.

Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jakarta, Arivin Rivaie yang turut dalam kunjungan ini menyampaikan BPTP Jakarta siap mengimplementasikan program-program Kementerian Pertanian di Jakarta dan mendiseminasikan teknologi yang mendukung pertanian perkotaan.