JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta -- Vertical farming, merupakan salah satu teknologi bercocok tanam yang saat ini dicari dan diadaptasi oleh masyarakat. Kondisi bekerja dan beraktifitas dari rumah menyebabkan sebagian besar masyarakat memanfaatkan waktunya untuk berbudidaya tanaman. Vertical farming, menjadi pilihan teknologi yang digunakan untuk memaksimalkan kondisi lahan terbuka yang terbatas di perkotaan. Penderasan informasi mengenai vertical farming perlu dilakukan agar masyarakat memiliki pilhan komoditas dan aplikasi teknologi yang mudah diaplikasikan.

PUSTAKA sebagai salah satu UPT yang berada di bawah KEMENTAN memiliki tugas dan fungsi salah satunya menyediakan media informasi hasil penelitian dan pengkajian teknologi pertanian. PUSTAKA bekerja sama dengan BPTP Jakarta membuat video tutorial vertical farming yang berisi tentang jenis teknologi, tahapan budidaya dan pengendalian HPT. Pengambilan gambar dilaksanakan di BPTP Jakarta pada tanggal 24 September 2020 dengan mengambil latar belakang jenis-jenis teknologi vertical farming. Nara sumber pembuatan video ini merupakan peneliti dari Kelji Budidaya Tanaman yaitu Ibu Ir. Emi Sugiartini, MP., Ibu Nofi A. Rokhmah, SP, MSi., dan Ibu Dr. Ana Veronika C.I., SP, MSi.

Ibu Ir. Emi Sugiartini, MP menyampaikan materi tentang vertical farming secara konvensional (media tanam berupa tanah) yang bisa dilakukan menggunakan teknik vertikultur talang, verrtikultur paralon, planter bag yang bias dibuat dari bekas tempat sapatu. Vertical farming konsep modern yang bisa dilakukan melalui teknologi hidroponik (luar ruangan atau indoor), akuaponik (vertiminaponik dan wolkaponik) disampaikan oleh Ibu Nofi A. Rokhmah, SP, MSi. Sedangkan jenis-jenis hama penyakit tanaman dan cara pengendaliannya dijelaskan oleh Ibu Dr. Ana Veronika C.I., SP, MSi.

Harapannya video tutorial vertical Farming ini dapat segera diproses dan disebarkan ke masyarakat, agar dapat diadopsi dan dimanfaatkan teknologinya.