JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Pulau Payung -- Ditengah merebaknya serangan virus corona di DKI Jakarta, petani Pulau Payung, Kepulauan Seribu tetap mampu melaksanakan panen bawang merah, cabai dan pepaya di areal yang dimilikinya. Seberapa luaskah areal tanam di pulau tersebut, yang ternyata selain ditanami dan bisa memanen bawang merah, cabai dan pepaya, juga menghasilkan cabai rawit, ketimun, kacang panjang, daun katuk dan pisang? Ternyata hanya seluas satu hektar (1 Ha) namun dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga pulau-pulau sekitarnya di saat mereka tidak diperbolehkan ke daratan untuk mendapatkan kebutuhan pangan sehari-hari.

Melalui areal pertanaman yang tidak seberapa luas tersebut namun bisa memberikan tambahan pendapatan bagi petani Pulau Payung. Panen bawang merah akhir bulan lalu pada luasan 84 m2 menghasilkan produksi 40 kg basah dan dijual dengan harga Rp.30.000,-/kg. Cabe rawit yang ditanam pada Desember 2019, dengan luasan 196 m2, sampai saat ini sudah menghasilkan produksi sekitar 7,1 kg, dijual dengan harga Rp. 50.000,-/kg. Pepaya merah delima yang manis dan disukai masyarakat sekitar, dipanen terakhir pada awal April dengan hasil buah 8 kg dan dijual seharga Rp.15.000/kg.

Selanjutnya masyarakat Pulau Payung bisa menghasilkan produk pangannya sendiri. Panen sayuran dan buah di pulau tersebut sangat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan akan sayur dan buah.