JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta -- Keju mozzarella terkenal dengan kelezatannya, umumnya digunakan dalam pembuatan pizza, karena memang keju ini merupakan keju khas dari Italia. Keju mozzarella adalah jenis keju lunak yang proses pembuatannya tidak dimatangkan dan sering disebut dengan keju segar. Salah satu manfaat dalam  mengkonsumsi keju adalah kandungan gizi keju tidak jauh berbeda dengan kandungan gizi pada susu sapi segar yakni kandungan protein dan kalsiumnya. Saat ini keju mozzarella tidak hanya dipakai pada pembuatan pizza, namun sudah banyak diaplikasikan pada bermacam-macam produk makanan kekinian. Selain untuk memperkaya varian rasa, produk makanan yang ditambahkan keju mozzarella biasanya akan menambah daya tarik konsumen untuk membeli, dapat meningkatkan harga jual produk sehingga dapat meningkatkan keuntungan penjualan.

Pada bulan April 2019 lalu, BPTP Jakarta bekerjasama dengan peneliti LIPI Cibinong, telah melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis “Pembuatan keju Mozarella“ yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilanpeserta dalam membuat keju mozarella.Dimana  peserta BIMTEK ini adalah Kelompok Tani dan penyuluh yang berasal dari  dua wilayah yaitu  Jakarta Timur dan Jakarta Selatan  Adapun tujuan jangka panjang dari kegiatan BIMTEK ini adalah agar peserta dapat mulai membuat hingga  memproduksi keju mozarella. Pelaksanaan kegiatan selama 2 hari, dimana hari kedua  dilakukan praktek pembuatannya keju mozzarella. Untuk memotivasi peserta,  BPTP Jakarta menyediakan seperangkat alat yang diperlukan dalam pembuatan keju mozzarella, diantaranya timbangan digital, panci stainlessteel, thermometer, saringan kain dan pengaduk. Alat-alat ini akan dibagikan kepada peserta yang berhasil membuat kembali keju mozzarella yang telah diajarkan.

Adapun penyuluh wilayah Jakarta Selatan, Sri Suryati telah membimbing dan mengajarkan Kelompok Wanita Tani Kenanga di RW Kel. Pela mampang, Kec. Mampang Prapatan, Jakarta Selatan hingga berhasil  membuat keju mozzarella. Dalam pembuatan keju mozzarella dibutuhkan kesabaran, karena dalam proses pembuatannya dapat berlangsung hingga 4-5 jam. Keju mozzarella dibuat dari susu sapi segar, asam sitrat, natrium sitrat, garam dan enzim rennet. Rendemen yang dihasilkan hanya berkisar 5-10 %, bila bahan baku susu segar  yang digunakan sebanyak 10 liter maka keju yang dihasilkan hanya sekitar 500 gram, hal ini yang membuat harga keju mozarella dipasaran cukup mahal. Setelah berhasil membuat keju mozzarella, diharapkan KWT Kenanga juga   dapat memproduksi keju mozzarella secara berkelanjutan.  Keberhasilan kelompok tani ini tidak terlepas dari dukungan penyuluh serta Lurah wilayah Pela Mampang. Harga jual keju mozzarella yang dibuat adalah Rp. 50.000 untuk kemasan 200 gram.