JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Pulau Payung - Hama dan penyakit menjadi perhatian serius dalam berbudidaya pertanian khususnya bawang merah. Pada hari Selasa, 29-Oktober-2019, BPTP Jakarta mengadakan Bimtek dengan topik utama "Hama Utama Bawang Merah Dan Pengendalian Ramah Lingkungan" di Pulau Payung, Kepulauan Seribu.

Sambutan diawali oleh Dra. Dyah Pitaloka, M.Si (BPTP Jakarta) yang mengatakan bahwa "Kesuksesan laporan tidak akan dikenang, tetapi jika kesuksesan dirasakan para petani, akan terus berlanjut hingga anak cucu nantinya, dan akan jadi kebanggaan tersendiri". Selanjutnya materi dibawakan oleh Bagus Kukuh Udiarto (Balitsa) mulai dari hama, penyakit, hingga pengendaliannya. Masyarakat Kelompok Payung Sejahtera antusias menerima materi tentang hama dan penyakit bawang merah tersebut.

Hama dan penyakit utama yang menyerang tanaman bawang merah diantaranya hama ulat bawang (Spodoptera exigua) dan penyakit layu atau lebih dikenal dengan penyakit ngoler yang disebabkan oleh cendawan Fusarium oxysporum dan penyakit trotol/ mati pucuk yang disebabkan oleh cendawan Alternaria porri. Pengendalian hama penyakit dengan menggunakan pestisida kimia banyak menimbulkan permasalah baru dengan munculnya berbagai penyakit akut dan kronis serta dampak negatif lainnya. Oleh karena itu perlu diterapkan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) ramah lingkungan diantaranya dengan penggunaan light trap. Masyarakat Kelompok Payung Sejahtera antusias menerima materi tentang hama dan penyakit bawang merah tersebut.

Acara selanjutnya adalah pemasangan light trap untuk menangkap imago atau kupu-kupu yang menjadi hama bawang merah. Diharapkan Kelompok Payung Sejahtera semakin semangat dalam pertanian di Pulau Payung.