JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta -- (9/4/2019), Sesuai program kerja unit pelaksana settama DWP BIN diantaranya penghijauan lingkungan, maka pengurus Unit Pelaksana Settama DWP mengadakan pelatihan untuk unit pelaksana settama DWP BIN tentang Pertanian Perkotaan . Kegiatan pelatihan diikuti sebanyak 20 orang.

Acara dibuka oleh Plh. Kepala BPTP Jakarta, Ir. Syarifah Aminah, M.Si. Dalam sambutannya beliau menyampaikan Urban farming merupakan teknik pertanian yang cocok diterapkan di area perkotaan, untuk mensiasati lahan pekarangan sempit.

Lebih lanjut, Syarifah Aminah menambahkan Tanaman tidak harus punya lahan yang luas, tetapi bisa secara vertikal dengan menyusun tanaman dari bawah ke atas diantaranya teknik bercocok  vertikultur, hidroponik, aquaponik, dan wall gardening.

Selanjutnya, Susi Harini Zaelani, Ka. Unit Settama DWP BIN mengharapkan setelah pelatihan ini bisa menambah ilmu pengetahuan dan mempraktekkan di rumahnya masing-masing dan masyarakat pada umumnya. Narasumber pelatihan urban farming kali ini  adalah Lukman Hakim, S.Si, M.Sc (Peneliti BPTP Jakarta).

Setelah pembukaan, secara simbolis diserahkan satu paket bibit sayuran (terong, tomat, cabai)  oleh Syarifah Aminah, SP, M.Si selaku Plh. Kepala BPTP Jakarta kepada Susi Harini Zaelabni selaku Ka. Unit Settama DWP BIN.  Paket bibit sayuran ini juga akan dibagikan kepada seluruh peserta yang mengikuti pelatihan urban farming.

Pemberian bibit sayuran ini sejalan dengan program Obor Pangan Lestari (OPAL) sebagai sarana percontohan untuk masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi keluarga. Salah satu komponen OPAL sendiri ialah perbibitan dimana penyediaan bibit dilakukan dalam rangka keberlanjutan OPAL dan pengembangannya di masyarakat.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi pertanian perkotaan dengan narasumber Lukman Hakim SSi,  MSc (peneliti BPTP Jakarta).

Setelah penyampaian materi dilanjutkan dengan demo budidaya sayuran secara konvensional dan hidroponik di pandu oleh Muhamad Nur, AMD,  demo vermikomposting oleh Winarto serta  keliling area taman agro inovasi yang diaplikasikan di pekarangan Kantor BPTP Jakarta, vertikultur, wall gardening, sistem potplant, aquaponik dan hidroponik.

Diharapkan, setelah mendapat pengetahuan dan keterampilan bercocok tanam di lahan perkarangan sempit, para Ibu-ibu dapat terus mengisi waktunya dengan berkarya melalui penyediaan pangan untuk keluarga dan bahkan masyarakat sekitarnya.

Acara diakhiri dengan demo pembuatan smoothie dari pakcoy oleh tim BPTP Jakarta.