JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Surabaya – INLISLite merupakan perangkat lunak produk Perpustakaan Nasional yang dirancang untuk penerapan perpustakaan terotomasi sekaligus pelayanan perpustakaan digital dengan satu pintu. Aplikasi yang didaulat milik pemerintah ini, mulai dibangun dan dikembangkan sejak tahun 2010.

Pada awal pengembangannya, INLISLite ditujukan untuk mengakomodir kebutuhan perpustakaan umum, baik itu di provinsi, kabupaten, maupun kota, yang mendapatkan bantuan perangkat e-library. Namun mulai tahun 2015, INLISLite hadir untuk mengakomodir semua jenis perpustakaan, termasuk di dalamnya perpustakaan perguruan tinggi, sekolah, dan instansi.

Penamaan INLIS sendiri diambil dari kata Integrated Library System, merupakan nama dari perangkat lunak manajemen informasi perpustakaan terintegrasi, yang dibangun tahun 2003 untuk keperluan kegiatan rutin pengelolaan informasi perpustakaan di internal Perpusnas.
 
Seiring dengan perkembangan dunia perpustakaan, khususnya di Indonesia, Perpusnas memfasilitasi semangat pengelola perpustakaan di seluruh daerah untuk menerapkan otomasi perpustakaan digital. Salah satunya dengan mendistribusikan perangkat lunak ini dalam versi yang lebih ringan, yang diberi nama INLISLite.

Rabu, 19 Juni 2019, INLISLite hadir di tengah-tengah kegiatan Temu Teknis Pengelola Perpustakaan Lingkup Kementerian Pertanian di Surabaya, yang diseleggarakan oleh PUSTAKA. Hadir sebagai narasumber, Aristrianto Hakim, S.IPI., Kepala Sub Bidang Otomasi Perpustakaan Nasional. Dalam paparannya, dijelaskan dengan disediakannya aplikasi INLISLite sebagai salah satu pilihan aplikasi repositori konvensional maupun digital, diharapkan seluruh perpustakaan lingkup Kementan, yang berada di bawah binaan PUSTAKA, dapat bergabung dengan Indonesia Onesearch. Dengan demikian, berbagai informasi yang terdapat di dalam koleksi miliki perpustakaan lingkup Kementan dapat dimanfaatkan secara lebih luas.

Indonesia Onesearch sendiri merupakan suatu situs pencarian yang berisi database dari semua koleksi publik yang dimiliki berbagai perpustakaan, museum, arsip, dan sumber elektronik lainnya terdapat di Indonesia. Saat ini, terdapat 7.338.145 unik entri dan 9.544.154 entri dengan duplikat di dalam Indonesia Onesearch.