JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Pulau Payung -- Bimbingan Teknis kali ini dalamkegiatan KP4S (Kerjasama, Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Pertanian Setrategis) mengupas tuntas adik kecil kita Lumbricus Ribulus atau yang sering dikenal denganc acing tanah ini, sengaja cacing ini di hadirkan di Pulau Payung untuk menambah nutrisi unsure hara yang di butuhkan oleh tanaman sayuran yang dibudidayakan di lahan masyarakat Pulau Payung.

Kolaborasi dalam menyampaikan Bimtek Affan Raffandi dan Lukman Hakim, SSi,. MSc.  Sebagai narasumber composting dan vermicomposting tidak menyianyiakan kesempatan yang diberikan, bahkan dalam prakteknya Lukman Hakim, semua pengetahuan yang di perolehnya baik di BPTP Jakarta selama ini maupun pengalaman yang di peroleh di bangku kuliah di Luar Negeri, semua di bedah tanpa di sisakan sedikitpun, dengan gaya yang khas dalam menyampaikan membuat kelompoktani selain mendapat ilmu pengtahuan mengenai pengkomposan juga terhibur dengan guyonan yang di selinginya.

Banyak keunggulan yang di peroleh dengan mengusahakan budidaya cacinga ntara lain, mudah di lakukan, kandungan nutriennya lebih tinggi dari kompos, tidak perlu pembalikan, tidak menimbulkan bau dan kaya mikroba fungsional (kesuburan tanah, anti pathogen).  Berusaha budidaya cacing mendapat dua keuntungan yang di peroleh, satu kompos cacing yang kedua kotoran cacing (Kascing). Aplikasinya dapat disebarkan merata pada bedengan pertanaman atau lubang pertanaman, juga dapat di jadikan pupuk cair (tea bag ).

Melihat antusias para peserta dan senyum sumringah, ada harapan besar yang bertumpu di kelompok tani Pulau Payung. Budidaya cacing ini berembang dan menjadi salah satu solusi dalam memenuhi kebutuhan unsure hara di Pulau Payung yang berpasir putih nan indah ini

Sukses PulauPayung,  Jayalah BPTP Jakarta…