JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Pulau Payung – Sebagai bagian dari wilayah Proviinsi DKI Jakarta, Kepulauan Seribu merupakan salah satu bagian wilayah kerja BPTP Jakarta. Pada kegiatan Kerja sama Penelitian, Pengkajian, dan Pengembangan Pertanian Strategis (KP4S), BPTP Jakarta memilih Pulau Payung sebagai lokasi kegiatannya. Alasannya, selain memiliki lahan yang luas, Pulau Payung juga memiliki air yang tidak asin sama sekali. Lahan yang digarap pada kegiatan ini seluas 1 ha.

 Jumat (12/04/2019), para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Payung Sejahtera mulai menikmati hasil garapannya. Anggota poktan yang awalnya bermata pencaharian nelayan tersebut, melakukan panen perdana bawang merah. Sebanyak 9 bedengan bawang merah seluas 90m2 menghasilkan 81kg bawang merah.

 “Baru kali ini kami bisa panen bawang sendiri” ujar Subur salah satu anggota poktan sumringah.

“Biasanya kami beli sayuran dari darat, sekarang kami sudah bisa menghasilkan sendiri”, sambung Sunenah gembira sambil mengumpulkan bawang merah hasil panen.

 Selama ini, masyarakat di Kepulauan Seribu selalu mengimport bahan makanan dari daratan. Kini, masyarakat Pulau Payung mulai bisa menghasilkan produk pangannya sendiri. Tanaman yang ditanam cenderung mengikuti selera pasar masyarakat Pulau Payung, “seperti terong, cabe, bawang, timun suri, timun lalap, kunyit, lengkuas, jahe, “ ucap  Abdurrahman, “hasilnya ya Alhamdulillah... saya banyak-banyak terima kasih sama BPTP dikasih pekerjaan seperti ini” lanjutnya sambil sesekali menyeka peluh di dahinya.

Sedikit demi sedikit tantangan berbudidaya di lahan berpasir mulai terjawab. Berbagai inovasi teknologi, pakar, dan tenaga telah dikerahkan oleh para peneliti dan penyuluh BPTP Jakarta serta UPT Lingkup Balitbangtan, seperti Balitklimat, Balitnak, Balitsa, BB Pasca Panen, BBP2TP, dan Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta. Semoga ke depan masyakarat akan semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya. Maju terus pertanian Indonesia.