JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta – Pertanian perkotaan adalah semua aktivitas budidaya, pengolahan hasil, dan distribusi bahan pangan di dalam dan sekitar perkotaan, meliputi tanaman, ternak, dan ikan. Peran pertanian perkotaan meliputi ketahanan dan kesehatan pangan keluarga, berkontribusi terhadap kualitas lingkungan, fungsi estetika dan sosial, dan edukasi. Pertanian perkotaan menjadi wacana yang disampaikan oleh Ir. Adriani Ratnasari kepada masyarakat binaan DKM Masjid Raya Palapa Baitus Salam, Pasar Minggu di BPTP Jakarta pada hari Rabu (26/03/2019). Mayoritas dari para peserta adalah para ibu-ibu yang beberapa termasuk orang tua murid SMA 28.

Pemahaman tentang pertanian perkotaan dimana para peserta sudah diberi tantangan bahwa di DKI Jakarta memiliki keterbatasan lahan, ketersediaan sarana dan prasarana budidaya yang terbatas (media tanam, pupuk organik, dll), ketersediaan waktu pemeliharaan, pengendalian hama dan penyakit non pestisida kimia, serta penguasaan usahatani relatif rendah dan belum terintegrasi. Adriani menegaskan kepada ibu-ibu bahwa untuk membudidayakan tanaman pada pertanian perkotaan haruslah memiliki 2 dasar yaitu kemauan dan kesempatan.

Ibu-ibu sangat antusias ketika ditampilkan gambar-gambar buah dan sayuran hidroponik, aquaponik, dan aeroponik yang siap dipanen. Selain itu, wallgardening menjadi pusat perhatian sendiri karena estetika yang canik. Setelah mendapatkan teori, ibu-ibu diajak berkeliling demplot BPTP Jakarta untuk melihat berbagai tanaman yang dibudidayakan. Praktek budidaya wallgardening dan cabai menjadi acara terakhir yang dilakukan para ibu-ibu DKM Jamaah Masjid Raya Palapa Baitus Salam. Ketua Jamaah Masjid ingin kegiatan seperti ini dapat membawa manfaat, terutama pemberdayaan keluarga dan perempuan. Beliau menambahkan diharapkan ilmu dan prakteknya bisa menghasilkan nyata dirumah.