JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

BPTP Jakarta – Rabu (20/03/2019) Kegiatan jangka panjang memang perlu direncanakan sebaik mungkin dan membutuhkan evaluasi yang tepat untuk kesempurnaan kegiatan. Berbagai pertanyaan, saran, dan masukan menjadi kekuatan tersendiri bagi para penanggung jawab dan pelaksana untuk menjalankan kegiatan masing-masing. Rencana kegiatan tahun 2019 yang dilaksanakan BPTP Jakarta disampaikan oleh masing-masing penanggung jawab kegiatan BPTP Jakarta.

Topik yang menjadi issue utama yang disampaikan oleh PLT Kepala BPTP Jakarta, Dr. Ir. Sudi Mardianto, M.Si antara lain kegiatan in-house dengan judul Kajian Produktivitas Kelinci Hyla, Hycole dan Rex di Dataran Rendah, Kajian Teknologi Budidaya Tanaman Sayuran dengan Sistem Aquaponik di DKI Jakarta dan Kajian Teknologi Penyimpanan dan pengemasan untuk Memperpanjang Umur Simpan Tanaman Sayuran dan tanaman Buah. Jakarta merupakan sentral perdagangan sayuran, oleh karena itu perlu dioptimalkannya daya simpannya. Lebih lanjut, Dr. Sudi menambahkan bahwa diseminasi juga penting sehingga muncul pertanyaan “kebutuhan teknologi-teknologi apa saja yang masih dibutuhkan?”. Target kinerja sudah bergeser dari output ke outcome, yang dimaksud outcome sendiri adalah komoditas dan pengkajian yang diterapkan BPTP haruslah dapat dimanfaatkan. Contohnya berbagai issue yang telah dijelaskan, diharapkan cepat dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

PLT Kepala Balai menyampaikan hal-hal yang menjadi masukan kepada seluruh program BPTP yang telah disampaikan antara lain pentingnya Sumberdaya Genetik dimana masyarakat kalangan menengah keatas punya ketertarikan dalam membeli komoditas SDG unik yang memiliki nilai jual. Pengamanan juga sangat perlu diperhatikan dalam Sumberdaya Genetik, setelah diidentifikasi, langsung lakukan penyelamatan, contohnya seperti Duku Condet yang mulai menjadi primadona buah khas Jakarta. Dr. Sudi menambahkan idealnya Pemerintah menyiapkan lahan untuk plasma nutfah dan harus terus didorong pemanfaatan komoditasnya. Semua kegiatan harus dioptimalkan hingga tuntas sehingga pemanfaatan kajian dan program di BPTP Jakarta dapat dirasakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas khususnya di DKI Jakarta.