JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Depok – Selasa (19/03/2019), Pertanian perkotaan adalah suatu pekerjaan rumah yang perlu dicermati oleh tiap lapisan masyarakat Jakarta dengan tujuan KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari). BPTP Jakarta sebagai penyalur teknologi pertanian perkotaan terus memberikan inovasi-inovasi sekaligus penyuluhan kepada setiap kelompok masyarakat untuk memajukan pertanian perkotaan. Pertanian perkotaan perlu diperhatikan karena memiliki beberapa tantangan yaitu keterbatasan lahan, ketersediaan sarana dan prasarana budidaya yang juga terbatas (benih, media tanam, pupuk organik, dll), ketersediaan waktu pemeliharaan, perlunya pengendalian hama dan penyakit non pestisida kimia, dan penguasaan usahatani relatif rendah dan belum terintegrasi.

Perwakilan penyuluh BPTP Jakarta menghadiri Pelatihan Budidaya Perikanan dan Pertanian dengan tema “Kegiatan Pemberdayaan Petani Marginal dan P2WKSS Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan”. Kegiatan ini bertempat di Masjid Baiturrahim, Kecamatan Cipayung, Depok dan menghadirkan kelompok berisi para ibu-ibu rumah tangga yang siap menerapkan KRPL. Affan Raffandi selaku Narasumber menyampaikan materi Pertanian Perkotaan dengan sangat apik dan humoris sehingga ibu-ibu terbawa suasana dan penjelasan demi penjelasan menjadi sangat menarik.

Affan menyampaikan bahwa masalah pertanian perkotaan yang dihadapi adalah keterbatasan benih, media, dan nutrisi/pupuk. Prinsip dasar KRPL mulai dari pemanfaatan perkarangan yang ramah lingkungan dan dirancang untuk ketahanan dan kemandirian pangan, diversifikasi pangan berbasis sumberdaya lokal, konservasi sumberdaya genetik (tanaman, ternak, ikan) dan menjaga kelestariannya, serta peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat menjadi tiang kokoh dalam menjaga kemajuan KRPL yang perlu diterapkan oleh kelompok ibu-ibu.

Lebih lanjut, dalam bagan integrasi pertanian perkotaan, Affan menjelaskan bahwa seharusnya satu kelompok dapat mempunyai kebun bibit untuk diolah. Suatu komoditas harus terus dimanfaatkan, tidak hanya tanam, panen, dan tidak ada pemanfaatan kelebihannya. Selain materi, kelompok ibu-ibu juga melakukan praktik hidroponik budidaya tanaman kangkung dengan berbagai media dengan menggunakan benih. Diharapkan Kawasan Rumah Pangan Lestari bisa terus bermanfaat dan terus meluas kepada seluruh lapisan masyarakat Jakarta dan kota-kota besar lainnya.