JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta – Senin (18/02/2018), BPTP Jakarta hadirkan evaluator dalam Seminar Penajaman Proposal Kegiatan Tahun 2019. “Tujuannya kegiatan ini adalah agar para penanggung jawab kegiatan mendapatkan saran dan masukan yang konstruktif, hingga nantinya dapat menghasilkan karya ilmiah yang dapat memberikan manfaat untuk masyarakat”, ujar Kepala BPTP Jakarta dalam sambutannya.

BPTP Jakarta memiliki kekhasan tersendiri yang membedakannya dengan provinsi lain. Dengan kekhasan tersebut, maka perlakuan-perlakuan yang akan diterapkan akan terdapat perbedaan. Dalam seminar disampaikan beberapa kegiatan tahun 2019 yang terdiri dari Adaptasi Kelinci di Wilayah Perkotaan, Pascapanen Sayuran Hidroponik, Budi Daya Hidroponik Sayuran Buah, Sayuran Daun, serta Analisis Kebijakan Pertanian Perkotaan di DKI Jakarta, Pendampingan Pengembangan Komoditas Utama Kementerian Pertanian, Peningkatan Indeks Pertanaman, Pendampingan UPSUS SIWAB DKI Jakarta, Pengelolaan Sumber Daya Genetik Tanaman di DKI Jakarta, serta Peningkatan Komunitas, Koordinasi dan Diseminasi Hasil Inovasi Teknologi Badan Litbang Pertanian.

Hadir sebagai narasumber, Ir. Mewa Ariani, MS., Dr. Ir. Rubiyo, M. Si., dan Rima Purnamayani, SP., M.Si. Secara keseluruhan, dapat diambil kesimpulan bahwa dalam menyusun proposal, perhatikan tujuan, output, metodologi, lokasi, yang akan memudahkan dalam melakukan kegiatan. Dari sana pun sudah ada plan-nya seperti apa karya tulis ilmiah yang akan dihasilkan. Lebih lanjut, diingatkan oleh narasumber bahwa dalam penulisan latar belakang, sampaikan hasil-hasil penelitian sebelumnya dan teori-teori yang relevan. Pemilihan komoditas yang akan dikaji juga harus disertai alasan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Jangan lupa untuk mencantumkan analisis resiko dalam proposal yang dibuat.

Tidak hanya memberikan masukan terhadap proposal yang disampaikan, para naraumber pun memberikan motivasi kepada para peneliti dan penyuluh BPTP Jakarta. “Let’s make a dream… bangunlah mimpi itu.” ajak Dr. Ir. Rubiyo, M. Si. di akhir komentarnya. Tidak kalah menarik, Ir. Mewa Ariani, MS. juga mengajak para tenaga fungsional tersebut untuk membuat trademark masing-masing, “bangun BPTP DKI dengan kekuatan jati dirinya”, yang di-aamiin-kan oleh para peserta seminar proposal.

Lengkap sudah masukan yang diperoleh dalam kegiatan penajaman proposal kali ini. Tidak saja dari segi materil namun juga spiritual. BPTP Jakarta, BANGKIT.