JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta -- Data populasi sapi dan kerbau yang akurat sangat diperlukan guna melakukan perhitungan ketersediaan daging secara nasional yang akan menjadi titik kritis terutama pada saat menghadapi hari besar keagamaan nasional.

Untuk menjawab tentang data sapi dan Kerbau dilapangan maka diperlukan kegiatan pendataan ternak. Sehubungan dengan kegiatan tersebut telah dilakukan Rapat koordinasi Persiapan dan Pelatihan  Pendataan Ternak sapi dan kerbau Provinsi DKI Jakarta.

Disamping itu kegiatan ini juga dilakukan pengìriman data secara online menggunakan sistem ISIKHNAS, sehingga populasi sapi dan kerbau dapat terus dipantau dan diperoleh data terkini yang lebih akurat.

Data populasi sapi ini sangat penting disamping untuk memprediksi jumlah pemotongan dan potensi stok, mengevaluasi jumlah kelahiran selama setahun terakhir, juga utk mengestimasi jumlah betina produktif yang jadi sasaran program peningkatan populasi melaluo UPSUS SIWAB.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Sekretariat Jenderal -   Kementerian Pertanian. Dihadiri oleh Tim pusat yaitu dari Pusdatin dan BPTP Jakarta serta tim dari 5 wilayah kota suku dinas dan Dinas KPKP Dki Jakarta.

Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 8-9 Pebruari 2019 di Hotel cArch Bogor. Dilanjutkan survey Pendataaan sapi dan kerbau pada tgl 12-15 Februari 2019.