JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta – Jakarta yang identik dengan kota metropolitan dengan belantara gedung bertingkat, ternyata memiliki potensi pertanian yang terpendam. Untuk menunjukkan potensi tersebut, Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta membangun suatu peta potensi pertanian di wilayah DKI Jakarta dengan basis website.

Pengembangan website ini merupakan salah satu implementasi dari Desain Besar Pertanian Perkotaan DKI Jakarta 2018-2030 yang telah dilaunching oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Untuk menjaring informasi dan inventarisasi kegiatan pertanian perkotaan di DKI Jakarta, Dinas KPKP Prov. DKI Jakarta mengadakan Rapat Koordinasi Rencana Publikasi Data dan Infromasi Melalui Website Pertanian pada Jumat (9/2/2018).

Rapat koordinasi dihadiri oleh berbagai instansi di bawah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ditambah dengan BPTP Jakarta. Rapat koordinasi dibuka oleh Kepala Dinas Provinsi DKI Jakarta, Darjamuni. Dalam sambutannya, disampaikan pengembangan website pertanian sebagai upaya tindak lanjut arahan dari Gubernur DKI Jakarta untuk mensiasati bagaimana informasi mengenai potensi pertanian yang ada di Jakarta perlu disampaikan kepada masyarakat secara luas, cepat, dengan pelayanan yang cepat.

Website pertanian yang sedang dikembangkan tersebut merupakan bank data pemetaan pertanian dengan menggunakan open street map. Dimana dalam website terdapat berbagai peta informasi, mulai dari urban farming, kebun bibit, agrowisata, pusat promosi pertanian, kelompok tani, sentra komoditas unggulan buah lokal, sentra tanaman hias, Balai Penyuluhan Pertanian, laboratorium pertanian, lahan pertanian, penghijauan, kajian teknologi pertanian, hingga desain besar pertanian perkotaan.

Sebagai salah satu wujud diseminasi hasil inovasi teknologi pertanian, BPTP Jakarta akan berpartisipasi dan mendukung pengembangan website pertanian tersebut. Salah satu bentuk dukungannya adalah dengan mengisi konten mengenai kajian teknologi pertanian yang telah dihasilkan, sehingga dapat diketahui dan dimanfaatkan oleh masyarakat secara lebih luas lagi.