JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta -- Mengawali tahun 2019, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan rapat koordinasi dalam rangka evaluasi Program  Upsus Siwab tahun 2018 dan penyusunan rencana kegiatan tahun 2019. Rapat koordinasi diselenggarakan pada hari Kamis tanggal 10 Januari 2019 bertempat di kantor Dinas KPKP DKI Jakarta, dengan mengundang berbagai pihak yang berkepentingan yaitu Pusdatin - Kementerian Pertanian, BPTP Jakarta, Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan dan Jakarta Timur serta UPT Pelayanan Kesehatan Hewan dan Peternakan.
Upsus Siwab bertujuan untuk meningkatkan populasi sapi di seluruh Indonesia melalui kegiatan inseminasi buatan, pemeriksaan kebuntingan dan pendataan kelahiran sapi. Untuk tahun 2019, target yang ditetapkan untuk wilayah DKI Jakarta meliputi inseminasi buatan (IB) sebanyak 1000 ekor sapi,  pemeriksaan kebuntingan sebanyak 700 ekor sapi dan target sapi yang akan lahir sebanyak 560 ekor sapi.

BPTP Jakarta akan mendukung program yang ditetapkan untuk wilayah DKI Jakarta dengan melakukan berbagai kegiatan, antara lain pendataan populasi sapi dan akseptor  SIWAB meliputi populasi jumlah ternak sapi, sapi yang akan di IB, sapi yang akan diperiksa kebuntingannya dan sapi yang akan lahir. Selain itu, BPTP DKI Jakarta juga akan menyelenggarakan sosialisasi dan silaturrahmi dengan peternak sapi dan melanjukan kegiatan Demonstration farm sebagai display inovasi teknologi Badan Litbang Pertanian berupa penanaman hijauan pakan unggul  (Indigofera), pemberian pakan aditif (bioplus dan Minoxvit).

BPTP Jakarta akan membagikan bibit Indigofera sebanyak 3000 bibit kepada peternak yang ada di 2 (dua) lokasi yaitu Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.