JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta – Kamis (27/12/2018), bertempat di Ruang Rapat Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jakarta diselenggarakan Seminar Hasil Kegiatan Pengkajian dan Pendampingan BPTP Jakarta Tahun 2018. Seminar hasil ini merupakan bentuk sosialisasi dan diseminasi hasil pengkajian serta hilirisasi hasil penelitian.

Dalam rangka mendukung program Kementerian Pertanian untuk swasembada tujuh komoditas strategis yaitu padi, jagung, kedelai, bawang merah, cabe, sapi, tebu (Pajalebabesate), BPTP Jakarta pada tahun 2018 telah melaksanakan berbagai pengkajian, pendampingan, dan diseminasi teknologi inovasi spesifik lokasi yang dapat memberi manfaat bagi masyarakat pertanian DKI Jakarta. Terkait pengembangan komoditas cabe dan bawang, dilakukan pengkajian polikultur cabai-sayuran dalam pot, adaptasi cabai dan pengendalian penyakit keriting, penangangan pascapanen bawang merah, serta budidaya bawang merah off season. Sementara untuk mendukung program swasembada padi, jagung dan kedelai dilakukan kegiatan pendampingan pengembangan komoditas utama kementerian pertanian dan peningkatan indeks pertanaman. Mengawal program swasembada protein hewani, BPTP Jakarta melakukan kegiatan kajian teknologi pemeliharaan dan peningkatan nilai tambah ternak kelinci di wilayah perkotaan serta melakukan pendampingan UPSUS SIWAB.

Dalam rangka meningkatkan kemandirian dan ketahanan pangan masyarakat DKI Jakarta, BPTP Jakarta melakukan kegiatan pendampingan KRPL, Model Pengembangan Pertanian Bioindustri di DKI Jakarta: Model Integrasi Tanaman Ternak di Perkotaan, dan Model Pertanian Terintegrasi Pada Lahan Berpasir Mendukung Kemandirian Pangan di Kepulauan Seribu Provinsi DKI Jakarta. Sementara melalui kegiatan Sumber Daya Genetik (SDG), BPTP Jakarta turut berperan serta aktif dalam rangka pengelolaan, pengembangan dan pemanfaatan sumberdaya genetik. Kegiatan Peningkatan Komunikasi, Koordinasi dan Diseminasi Inovasi Pertanian dilakukan sebagai sarana  penderasan, akselerasi dan efektivitas hasil litkaji yang telah memenuhi syarat untuk didiseminasikan oleh BPTP Jakarta.

Seminar dibuka oleh Kepala BPTP Jakarta, Ir. Etty Herawati, M.Si. Dalam sambutanya, disampaikan kegiatan seminar hasil kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban BPTP Jakarta atas penggunaan anggaran yang telah dilaksanakan. Salah satu tujuannya yaitu untuk mendiseminasikan hasil-hasil kegiatan, baik kegiatan kajian maupun kegiatan strategis Balitbangtan dan Kementan. BPTP Jakarta memfokuskan diri pada kegiatan pertanian perkotaan, sesuai kondisi spesifik Jakarta yang dimiliki, antara lain lahannya yang terbatas, serta kurangnya minat masyarakat untuk berusahatani. Dengan demikian, selain sebagai sumber pendapatan, tujuan pertanian perkotaan lebih ditekankan pada perolehan manfaat pertanian perkotaan terhadap perbaikan lingkungan serta keindahan.

Lebih lanjut disampaikan ada 3 komoditas utama yang menjadi bahan kajian utama pada tahun 2018, antara lain cabai, bawang merah, serta ternak kelinci. Ketiga bidang tersebut akan menjadi bahan rekomendasi untuk pemangku kebijakan yang ada di wilayah. Berbagai masukan dan umpan balik sangat diharapkan, baik untuk kegiatan yang telah dilaksanakan tahun 2018 maupun tahun sebelumnya, guna penyempurnaan rekomendasi teknologi yang sedang disusun, sehingga teknologi-teknologi dimaksud dapat bermanfaat bagi semua.

Seminar dihadiri oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, penyuluh pertanian DKPKP DKI Jakarta, petugas POPT, penyuluh swadaya, civitas akademica UNAS dan Urindo serta segenap peneliti penyuluh BPTP Jakarta.