JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta – Teknologi kultur jaringan mempunyai prospek yang baik dalam bisnis perbanyakan bibit tanaman hortikultura. Usaha penyediaan bibit melalui teknik kultur jaringan, tidak saja dilakukan dalam skala industri, tetapi juga dapat dilakukan dalam skala rumah tangga.

Dalam rangka meningkatkan komunikasi, koordinasi, dan diseminasi hasil inovasi teknologi Badan Litbang Pertanian, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jakarta mengadakan Bimbingan Teknis untuk meningkatkan pengetahuan penyuluh dan petani Provinsi DKI Jakarta. Tema yang diangkat dalam bimtek kali ini adalah Pengenalan Teknik Kultur Jaringan untuk Produksi Benih Anggrek dan Pisang.

Narasumber bimtek kali ini adalah para peneliti dari BB Biogen. Materi pelatihan terdiri dari pengenalan teknik kultur jaringan dan produksi benih pisang (Dr. Ika Roostika Tambunan, SP., M.Si.) dan Perbanyakan Bibit Anggrek Bulan (Phalaenopsis sp.) melalui Teknik kultur Jaringan (Ir. Yati Supriati, MS.). Materi bimtek yang diberikan tidak hanya teori, tetapi juga praktek.

“Tujuan utama dari pelaksanaan bimtek ini untuk meningkatkan SKP yang tidak lain adalah Sikap, Keterampilan, dan Pengetahuan peserta, serta menjadi ajang pengenalan bagi pemula, dan ajang berbagi pengalaman bagi yang sudah mendalami kultur jaringan” ujar Kepala BPTP Jakarta, Ir. Etty Herawati, M.Si., dalam sambutannya. Teknik perbanyakan bibit secara kultur jaringan selain bermanfaat untuk perbanyakan secara massal, juga untuk konservasi, perbaikan sifat/pemuliaan, produksi metabolit sekunder, serta regenerasi transforman.

Bimtek dihadiri oleh Penyuluh Suku Dinas KPKP DKI Jakarta, Kelompok Tani, Peneliti dan Penyuluh BPTP Jakarta. Kegiatan dilaksanakan di ruang pertemuan BPTP Jakarta pada hari Rabu, (21/11/2018).