JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Surakarta – Setiap daerah di Indonesia memiliki beberapa sumber daya genetik yang khas, yang sering berbeda dengan SDG dari daerah lain. Demikian juga dengan DKI Jakarta. SDG yang khas/spesifik merupakan suatu potensi yang bernilai tinggi bagi daerah tersebut guna meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Sebagian dari sumber daya genetik tersebut ada yang telah dikembangkan sehingga mempunyai nilai ekonomi tinggi, tetapi banyak pula di antaranya yang belum dimanfaatkan sama sekali.

Di penghujung tahun ini, Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) bekerja sama dengan Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP), dalam percepatan pendaftaran varietas lokal, menyelenggarakan Workshop Evaluasi Pelaksanaan Percepatan Pendaftaran Varietas Lokal serta SDG yang Terkonservasi dan Terdokumentasi Tahun 2018 di Surakarta.

Pengelolaan sumberdaya genetik bertujuan untuk mengetahui keragaman tanaman yang ada di setiap wilayah sehingga diperoleh data tanaman yang memiliki potensi untuk dikembangkan atau dimanfaatkan kelebihannya untuk perakitan varietas yang lebih unggul.

Kondisi yang ada terkait dengan sumber daya genetik tanaman saat ini adalah makin berkurangnya jumlah varietas tanaman lokal, bahkan ada yang keberadaannya hampir punah. Cepatnya laju pertumbuhan penduduk, konsumsi yangberlebihan, pencemaran lingkungan,  alih fungsi lahan, pola perkampungan dan perpindahan penduduk, penebangan dan kebakaran hutan, perubahan iklim, serta bencana alam merupakan faktor penyebab erosi genetik. Berkurangnya keragaman genetik/erosi genetik memerlukan penanganan khusus guna menjaga kelestarian varietas-varietas tersebut. Oleh karena itu pengelolaan sumberdaya genetik (SDG) sangat diperlukan untuk melindungi kelestarian dan mengatur pemanfaatan SDG secara berkelanjutan.

Kerjasama pelaksanaan kegiatan pendafataran varietas tersebut tetap akan dilanjutkan antara BPTP melalui BBP2TP dengan PPVTPP, dengan beberapa perbaikan. Sementara, untuk mempermudahkan prosedur pendaftaran varietas, direncanakan PPVTPP akan mengkaji ulang kebijakan dan regulasi yang terkait dengan hal tersebut.

Hadir dalam workshop, Kepala BPTP Jawa Tengah, Dr. Ir. Harwanto, M.Si., dan Kepala BPTP Jakarta, Ir. Etty Herawati, M.Si., serta para penanggung jawab dan perwakilan dari tiap BPTP.