JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta –- (10/09/2018), Pertanian perkotaan semakin diminati masyarakat. Terbukti  SMK Negeri 4 Padalarang, Kabupaten Bandung Barat mengunjungi Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jakarta untuk mendapatkan pelatihan Pertanian perkotaan. Pelatihan yang diikuti sebanyak 105 orang ini, mendapatkan materi secara teori dan praktik.

Dalam kegiatan tersebut, Ka BPTP Jakarta yang diwakili oleh Syarifah Aminah, SP,  M.Si., (Kasie Kerjasama dan Pelayanan Pengkajian),  tidak saja memaparkan tentang profil BPTP Jakarta, tetapi juga mengenai  teknologi budidaya tanaman, teknologi hidroponik dan akuaponik, teknologi pemanfaatan limbah pekarangan, teknologi budidaya kelinci, pertanian bioindustri perkotaan, serta teknologi pengolahan pasca panen.

Materi-materi yang diberikan kepada para peserta tidak hanya sebatas teori, tetapi juga praktik. Pada praktik kali ini memperkenalkan teknologi baru,  yaitu microgreen.  Microgreen merupakan budidaya sayuran mini (budidaya sayuran umur 10 -14 hari). Pada kesempatan tersebut juga   dipraktikkan pembuatan pupuk vermikomposting yaitu pembuatan kompos dengan bantuan cacing yang dipandu oleh para Penyuluh BPTP Jakarta.
 
Dalam pelatihan, peserta mengunjungi Taman Agro Inovasi BPTP Jakarta yang ditata sedemikian rupa sebagai model bioindustri pertanian perkotaan. Melalui taman ini, para peserta dapat secara langsung melihat teknologi pertanian perkotaan yang diaplikasikan di pekarangan, seperti akuaponik, hidroponik, wall gardening, teknologi pengomposan sampah organik, kompos cacing (vermikompos), teknologi budidaya kelinci, serta keragaan tanaman Sumber Daya Genetik khas Jakarta.

Disampaikan Dwi Cintaningrum (Guru SMK Negeri  4 Padalarang), kunjungan ke BPTP Jakarta tersebut sebagai upaya memberikan gambaran kepada peserta didik terkait teknologi pertanian yang berkembang saat ini. Terutama teknologi pertanian pada lahan terbatas atau pertanian perkotaan. Harapannya, para peserta didik dapat meningkatkan wawasannya, hingga  tertarik untuk mengaplikasikan bahkan mengembangankan materi yang di dapat dari hasil kunjungan ini.