JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta – Siapa yang sangka kalau Jakarta memiliki beberapa jenis tanaman yang menjadi ciri khas kota. Sebagai salah satu wujud perlindungan terhadap sumber daya genetik tanaman lokal, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jakarta bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Dinas KPKP) Provinsi DKI Jakarta melakukan pendaftaran beberapa varietas tanaman lokal khas Jakarta. Pendaftaran tersebut dilakukan secara bertahap di Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) - Kementerian Pertanian.

Seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk, peningkatan kebutuhan pangan dan pengalihan fungsi lahan pertanian tidak dapat dihindarkan. Kondisi tersebut menyebabkan eksistensi keanekaragaman hayati tanaman makin terancam menuju kepunahan. Upaya konservasi yang lebih dinamis seperti pelestarian diperlukan untuk mencegah hilangnya sumber daya genetik di suatu wilayah.

Sebagai tindak lanjut upaya pelestarian tanaman khas tersebut, Rabu (19/09/2018), Pemprov DKI Jakarta, dipimpin oleh Gubernur Anies Baswedan, melaksanakan Penanaman Tanaman Khas Jakarta di Kawasan Monas. Sebanyak 20 jenis tanaman yang ditanam. Dari 20 tanaman tersebut, 11 diantaranya sudah terdaftar dan 9 lainnya sedang dalam proses pendaftaran. 11 tanaman yang sudah terdaftar, yaitu Duku Condet, Buni Betawi, Malaka Sari, Sukun Pulau Seribu, Alpukat Cipedak, Rambutan Lebak Bulus, Durian Sitokong, Ceremai, Belimbing Dewa, Belimbing Si Manis, Jambu Bali Harman, dan Jeruk Kingkit. Sedangkan 9 tanaman yang sedang dalam proses pendaftaran terdiri dari Gandaria, Gowok, Kenari, Kecapi, Kemang, Kokosan, Menteng, Cempaka.

Secara serentak penanaman pohon juga dilakukan di tiap wilayah kota. Jenis pohon yang ditanam di tiap wilayah tersebut mengidentifikasikan khas wilayah di Jakarta. Seperti pohon Kelapa Gading ditanam di Jakarta Utara, Menteng ditanam di Jakarta Pusat, Gandaria ditanam di Jakarta Selatan, Palem Merah (palmerah) ditanam di Jakarta Barat, Jati ditanam di Jakarta Timur, dan Damar ditanam di Kepulauan Seribu.

Pada saat yang sama Gubernur Anies Baswedan menerima Sertifikat Tanda Daftar Varietas Tanaman Khas Jakarta dari Kementerian Pertanian. Sertifikat tersebut untuk jenis tanaman Duku Condet, Buni, Malaka, Talas Pitung, dan Talas Ketan. Kegiatan ini diharapkan mampu menyelamatkan dan melestarikan potensi sumber daya genetik lokal yang masih ada di Jakarta.