JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Sebagai kelanjutan dari Bimbingan Teknis Inovasi Teknologi Pertanian Budidaya Kelinci yang telah diselenggarakan oleh BPTP Jakarta pada Tanggal 11 Juli 2018, maka pada Tanggal 29 Agustus 2018 BPTP Jakarta melaksanakan Temu Teknis Inovasi Pertanian Olahan Daging Kelinci. Temu Teknis Inovasi Teknologi Pertanian dilaksanakan di Ruang Rapat BPTP Jakarta dan dihadiri oleh Penyuluh Pertanian Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta, Perwakilan Kasatlak, Penyuluh Pertanian dan Kelompok Tani lima wilayah kota dan Kepulauan Seribu. Temu Teknis Inovasi Pertanian ini juga dihadiri oleh Perwakilan dari Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa Budi Murni – Jakarta Timur serta Fungsional Peneliti dan Penyuluh BPTP Jakarta.

Acara Temu Teknis Inovasi Teknologi Pertanian dibuka oleh Kepala BPTP Jakarta, Ir, Etty Herawati, M.Si. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kelinci memiliki beberapa kelebihan antra lain daging kelinci memiliki kandungan nilai gizi protein yang lebih tinggi daripada protein ayam dan sapi. Selain itu kadar kolesterol daging kelinci juga rendah. Selain daging, kulit, urin dan feses kelinci juga dapat dimanfaatkan namun pada Temu Teknis kali ini materi yang akan disampaikan adalah olahan daging kelinci yaitu Burger dan Nugget Kelinci.

Narasumber pada Temu Teknis kali ini adalah Fungsional Peneliti Pascapanen BPTP Jakarta Syarifah Aminah, SP, M.Si dan Yossi Handayani, STP. Temu teknis diawali dengan penyampaian materi olahan daging kelinci oleh Syarifah Aminah, SP, M.Si dan diakhiri dengan praktek pembuatan Burger dan Nugget Kelinci yang dipandu oleh Yossi Handayani, STP.

Perwakilan dari Dinas KPKP berharap melalui Temu Teknis kali ini peserta yang hadir dapat menambah ilmu tentang Budidaya Daging Kelinci sampai Olahah Daging Kelinci termasuk cara menyampaikannya ke masyarakat