JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Bogor-- Rabu, 1 Agustus 2018,  Pengembangan Pertanian Terintegrasi di Lahan Berpasir tahun ini dilaksanakan di Kepulauan Seribu. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jakarta bersama dengan beberapa balai penelitian lingkup Balitbangtan terkait budidaya tanaman, peternakan, pasca panen dan sumberdaya lahan. BPTP Jakarta bersama dengan Balai Penelitiaan Tanaman Sayuran  (Balitsa), Balai Besaar Sumberdaya Lahan  Pertanian (BBSDLP), Balai Penelitian Ternak (Balitnak), Balai Besar Pasca Panen dan Balai Besar Pengkajian dan Pengembagan Teknologi Pertanian (BBP2TP) melakukan kerja bersama untuk mewujudkan kemandirian pangan bagi masyarakat Kepulauan Seribu.

Untuk itu rapat koordinasi dilakukan untuk mempersiapkan kegiatan baseline survey di Pulau Tidung dan Pulau Payung yang merupakan kegiatan lanjutan dari  FGD dan pra survey yg telah dilakukan beberapa waktu yang lalu. Bertempat di Ruang Rapat Sempur BP2TP Bogor bersama dengan tim KP4S dari lingkup Balitbangtan dilakukan penyusunan recana kegiatan terkait kegiatan Budidaya Tanaman, Budidaya Ternak, Penanganan Pasca Panen, Analisis Sosial Ekonomi dan berbagai kegiatan pendukung lainnya.

Pada rapat tersebut dibahas jadwal kegiatan dan implementasi yang diharapkan dapat bersinergi sehingga terwujud kegiatan pertanian yang terintegrasi dan berkelanjutan. Pada kegiatan KP4S yang akan berjalan ini juga melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat sehingga program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.