JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Jakarta -- Sebagai pelaksanaan salah satu mandat BPTP sesuai Permentan No 19/2017, pada hari Rabu tanggal 11 Juli 2018, BPTP Jakarta menyelenggarakan Bimbingan Teknis Inovasi Pertanian Budiaya Kelinci mendukung peningkatan kapasitas penyuluh dan diseminasi inovasi pertanian. Acara dihadiri oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian bidang peternakan, Perwakilan Kasatlak enam wilayah, Penyuluh Sudin KPKP enam wilayah, serta Penyuluh Swadaya.

Dalam pembukaan yang disampaikan oleh Kepala BPTP Jakarta, Ir. Etty Herawati, M.Si., disebutkan bahwa ternak kelinci memiliki banyak kelebihan dan manfaat, diantaranya adalah faktor nutrisi daging kelinci yang memiliki kadar protein tinggi namun rendah kolesterol. Selain itu hasil samping kelinci berupa urin dan feses kelinci dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik dengan kadar hara nitrogen yang cukup tinggi. Bimbingan teknis ini merupakan salah satu forum untuk mengkomunikasikan/mendiseminasikan inovasi pertanian hasil penelitian dan pengkajian Badan Litbang Pertanian. Kegiatan ini diharapkan juga dapat menjadi ajang untuk saling bertukar informasi bisnis maupun teknologi.

Berbagai teknologi budidaya kelinci disampaikan, mulai dari teknologi perkandangan, pakan, pembibitan, kesehatan, hingga pemanfaatan produk kelinci untuk olahan maupun pemanfaatan hasil sampingnya.

Kegiatan diakhiri dengan praktek pembuatan pakan pellet untuk kelinci. Kegiatan ini diapresiasi Dinas KPKP dan informasi yang disampaikan diyakini sangat bermanfaat dan mendukung Program Dinas KPKP yang meluncurkan pengembangan ternak kelinci sebanyak 220 ekor di tahun 2018 ini.