JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Info Aktual

Dalam upaya pengembangan Model Pengembangan Pertanian Perkotaan Melalui Inovasi (MP3MI), Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jakarta bekerjasama dengan Suku Dinas Pertanian dan Kehutanan Jakarta Timur telah melakukan peresmian toko saprodi “Pelangi Jaya”. Acara dilakukan pada Kamis, 4 oktober 2012 bertempat di Gapoktan Pelangi Jaya , kelurahan Cipayung, Jakarta timur.

Toko saprodi yang dikelola oleh Gapoktan Pelangi Jaya diresmikan oleh Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jakarta  dan Kepala Seksi Pasca Panen Suku Dinas Pertanian dan Kehutanan Jakarta Timur. Dalam arahannya Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jakarta sangat mengharapkan adanya kebersamaan seluruh anggota Gapoktan untuk menjaga keberlangsungan Toko Saprodi “Pelangi Jaya”agar tetap lestari. Kasie Pasca Panen Sudin Pertanian dan Kehutanan Jakarta Timur juga mengharapkan untuk kedepannya toko saprodi Pelangi Jaya bisa terus berkembang dengan harga yang lebih bersaing.  

Dengan adanya toko saprodi ini diharapkan dapat mempermudah dan meringankan petani dalam mengakses  saprodi untuk keberlangsungan usaha taninya, serta menjadi salah satu sumber pendapatan bagi gapoktan pelangi jaya.

Dalam upaya pengembangan Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (MKRPL) Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jakarta bekerjasama dengan UPLIFT International mengembangkan kegiatan School Gardening. Adapun tujuan awal dari kegiatan ini adalah kesehatan sekolah dan gizi untuk sekolah dasar (school health and nutrition for primary level schools ) melalui kantin sehat dari kebun sendiri.

Langkah awal dari kegiatan ini, BPTP Jakarta bekerjasama dengan UPLIFT International  pada Rabu, 26 September 2012 telah mengadakan TOT Model Kawasan Rumah Pangan Lestari kepada guru dan komite sekolah 10 madrasah yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta. TOT dihadiri oleh CEO UPLIFT International, Mark Schlansky, MA, manajer program UPLIFT Indonesia, Pande Trimayuni, M.Sc, guru-guru dan komite sekolah madrasah yang berjumlah 40 orang.

Pada acara TOT tersebut disampaikan materi “Pengembangan school gardening dengan Model Rumah Pangan Lestari” dan “Budidaya Tanaman di Perkotaan “dan dilanjutkan dengan praktek lapang mengenai budidaya tanaman sayuran. Pada kesempatan tersebut juga diberikan paket bibit sayuran untuk 10 madrasah dengan tujuan materi yang telah disampaikan dapat segera diimplementasikan di sekolah masing-masing.

Dalam sambutannya CEO Uplift international sangat mendukung program ini dan sangat mengharapkan program ini dapat berlanjut dan dipraktekkan di lapangan, program ini sangat baik diterapkan di sekolah terlebih lagi masih banyaknya lahan kosong sekolah yang masih belum termanfaatkan.

Dengan diadakannya pelatihan ini diharapkan pengembangan school gardening melalui Model Rumah Pangan Lestari dapat diterapkan di lingkungan sekolah, sehingga selain  pihak sekolah dapat menyediakan makanan sehat bagi murid  juga dapat memberikan pembelajaran kepada murid-murid bercocok tanam yang baik dan ramah lingkungan . Untuk kedepannya BPTP Jakarta bekerjasama dengan UPLIFT Internasional akan melakukan TOT kembali kepada 28 madrasah lainnya binaan UPLIFT International yang tersebar di lima wilayah DKI Jakarta.

Kamis (2/8) Tim Pembina BPTP Jakarta dari Badan Litbang yang diketuai Ir. Farid Hasan Baktir, M.Ec, mengunjungi BPTP Jakarta. Kunjungannya tersebut bertujuan untuk melakukan pembinaan kepada BPTP sesuai dengan SK Kepala Badan Litbang. Kedatangannya tersebut dimaksudkan untuk memberikan masukan, arahan serta untuk lebih menajamkan pengetahuan, kemampuan dan kreativitas peneliti dan penyuluh fungsional maupun Pustakawan dalam menunjang pekerjaan dan karirnya.

Bertempat di Aula BPTP Jakarta, Tim Pembina BPTP menyampaikan beberapa materi yang diyakini dapat membantu peneliti dan penyuluh, terutama dalam penyusunan karya tulis ilmiah. Materi-materi tersebut  adalah: 1)  Kajian Literatur Panduan Metodologi Dan Analisis Pengkajian Teknologi Pertanian Dan Tahapan Proses Perencanaan Pengkajian BPTP oleh Prof. (Riset)  Dr. Ir. Heti Resnawati, MS.; 2) Pengembangan Sistem Perpustakaan Digital oleh   Drs.Maksum, M.Si selaku kepala Bidang perpustakaan;  3) Teknik Penelusuran oleh Ir. Vivit Wardah, M.Si.

Diakhir pertemuan, Tim Pembina berharap ke depan setiap peneliti dan penyuluh BPTP dapat lebih aktif melahirkan karya-karya tulis ilmiah dan mempublikasikannya, khususnya di dalam negeri. Tim Pembina akan terus melakukan pembinaan kepada peneliti dan penyuluh pertanian guna lebih memantapkan keberadaan peneliti dan penyuluh yang lebih professional.

Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun TNI AL Tahun 2012, Dinas Kesehatan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Diskes Lantamal) III melakukan kegiatan Bakti Sosial Kesehatan (Baksoskes) di Kompleks Rumah Flat TNI AL Marunda, Jakarta Utara pada hari Rabu (5/9/2012) melalui pelayanan kesehatan gratis untuk masyarat Marunda dan sekitarnya yang meliputi pengobatan umum, periksaan mata, operasi katarak dan sunatan, serta pembagian paket sembako.

Bersamaaan dengan acara tersebut BPTP Jakarta bekerjasama dengan Balai Benih Induk Cakung, Jakarta Timur yang diwakili oleh Ir. Heni Wijayanti, MSc, menyerahkan bibit ikan nila sebanyak 3.500 ekor dan pakan ikan kepada bapak  Kuswanto selaku ketua RT di  Kompleks Rumah Flat TNI AL Marunda, Jakarta Utara. Penyerahan bibit tersebut dilakukan agar dapat mendukung pengembangan kegiatan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Perlu diinformasikan bahwa komplek perumahan tersebut merupakan salah satu lokasi kegiatan KRPL dari BPTP Jakarta tahun anggaran 2012 ini. Kegiatan yang sudah dilakukan adalah mendirikan kebun bibit, memberikan penyuluhan dan praktek teknologi budidaya sayuran maupun TOGA, serta mendistribusikan tanaman di lokasi tersebut. Saat ini dilokasi tersebut dijumpai tanaman TOGA, pohon buah-buahan, tanaman langka, tanaman pangan serta sayuran yang ditanam di dalam pot, polybag, maupun dalam rak vertikultur. Bantuan bibit ikan tersebut akan dipelihara di kolam kosong yang ada di pinggiran Rumah Flat TNI Al Marunda.

Dengan adanya pendampingan  inovasi teknologi dari BPTP Jakarta diakui oleh ketua RT Rumah Flat TNI AL, Marunda - Jakarta Utara, kegiatan pemanfaatan lahan pekarangan lebih berkembang dan diharapkan dapat direplikasi oleh lapisan masyarakat lain  yang ada di wilayah Marunda.

Pada hari jum’at (27/7) Kepala Badan Litbang Pertanian yang diwakili oleh Kepala Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian, Dr. Ir. Astu Unadi, M.Eng, didampingi Kepala BP2TP, Dr. Ir. Kasdi Subagyono, M.Sc menyerahkan mesin pencacah limbah pertanian dan kotoran hewan kepada ketua Kelompok Tani Lestari H. Ramin,  pelaksana kegiatan  Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL)di Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.  Mesin buatan Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian, Serpong, Tangerang tersebut berkapasitas 500 kg/jam  dengan penggerak motor bensin 5,5 hp dan berat mesin 80 kg termasuk engine.

Penyerahan mesin pencacah merupakan tindak lanjut kunjungan Menteri Pertanian tanggal 20 Juli 2012 di lokasi tersebut. Seperti diketahui bahwa salah satu kegiatan kelompok Lestari adalah membuat kompos berbahan baku limbah pasar (saat ini limbah yang diolah adalah kulit daun bawang merah). Dalam pembuatan kompos, bahan baku harus dicacah untuk mempercepat proses dekomposisi. Untuk mencacah bahan baku kompos, kelompok Lestari sudah menggunakan mesin pencacah kapasitas kecil, sehingga untuk mencacah bahan baku yang banyak memerlukan waktu dan tenaga. Dengan ketersediaan limbah pasar yang melimpah (karena lokasi ini dekat dengan Pasar Induk Kramat Jati) , mereka berharap mempunyai mesin pencacah yang lebih besar.

Dengan bantuan mesin ini diharapkan pembuatan kompos berbahan baku limbah pasar dapat berkembang lebih baik dan dapat dijadikan sebagai salah satu unit usaha kelompok Lestari.