JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Info Aktual

Jakarta -- Kondisi penerapan PPKM level 4 di DKI Jakarta tidak menghalangi terus berjalannya kegiatan diseminasi hasil pertanian yang dilakukan oleh BPTP Jakarta. Demikian juga dengan kegiatan produksi benih bawang merah yang kerjasama antara BPTP Jakarta dengan Pusbang Benih dan Proteksi Tanaman Dinas KPKP DKI Jakarta. Lokasi produksi benih bawang merah ini di lahan BBI Ujung Menteng - Jakarta Timur, lahan milik Pemda DKI Jakarta yang diperuntukkan khusus untuk produksi benih padi dan bawang merah.

Pengolahan lahan, perlakuan pemupukan awal sudah dilakukan pada bulan Juni – Juli 2021. Penanaman benih umbi dilakukan pada tanggal 9- 11 Agustus 2021. Lahan seluas kurang lebih 3000 m 2 ini ditanami dengan benih umbi varietas Pancasona, Keramat 1 dan Sembrani label kuning yang berasal dari hasil penelitian Pemulia Tanaman Bawang Merah di Balai Penelitian Tanaman Sayuran – Lembang.

Proses budidaya produksi benih ini menggunakan teknologi budidaya bawang merah Badan Litbang Pertanian, diantaranya menggunakan Gliokompos dan Bioprotektor sebagai upaya pengendalian hama tanamannya. Selain itu kerjasama antara peneliti dari BPTP Jakarta (budidaya dan hama penyakit) dengan para POPT dari Pusbang Benih dan Proteksi Tanaman yaitu Bapak Soleh dan Bapak Hasan. Pendampingan dari Pusat Promosi dan Sertifikasi Hasil Pertanian juga akan diupayakan agar hasil produksi benih bawang merah nantinya dapat disertifikasi. Semoga hasil panen umbi bawang merah ini dapat mencapai target yang telah ditentukan. Sehingga benih umbi ini nantinya dapat didistribusikan kepada masyarakat Jakarta.

Jakarta, (2/8/2021), Status PPKM level 4 tidak menyurutkan semangat BPTP Jakarta untuk terus berbagi sayuran secara gratis kepada masyarakat. 

Kegiatan berbagi kali ini dipusatkan di kantor  Badan Litbang Pertanian dan Kelurahan Jati Padang dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Sebanyak 22 kg sayuran hidroponik yang terdiri dari pokchoy hijau, pokchoy putih, samhong dan selada merah. Selain itu juga dibagikan sayuran dari budidaya konvensional sebanyak 4 kg terdiri dari kenikir dan daun kelor.

Semoga dengan adanya kegiatan BPTP Jakarta Berbagi kali ini dapat membantu masyarakat sekitar untuk tetap mengkonsumsi sayuran

 

 

 

Jakarta -- Bertempat di Kelompok Tani Jawa Indah Semanan, Jakarta Barat, telah dilakukan panen padi varietas unggul Inpari 32 pada minggu ke 4 bulan Juli 2021. Verietas Inpari 32 memiliki keunggulan diantaranya tahan terhadap penyakit hawar daun bakteri strain III dan IV, tahan terhadap blas ras 033, agak tahan terhadap Tungro, dan potensi hasil dapat mencapai 8,42 ton/ha. Varietas Inpari 32 yang ditanam merupakan salah satu bentuk show window teknologi dari paket teknologi padi yang didiseminasikan oleh BPTP Jakarta.
 
Panen yang dilakukan pada musim tanam padi kali ini menggunakan alat panen otomatis, Combine Harvester. Combine harvester adalah salah satu tipe mesin panen otomatis yang memiliki fungsi memotong, memegang, merontok dan membersihkan secara bersamaan. 
 
Beberapa manfaat yang dirasakan oleh petani padi di Poktan Jawa Indah dalam penggunaan alat ini antara lain, adanya penghematan tenaga kerja manusia yang digunakan dan mempermudah proses panen. Biasanya petani setempat harus mendatangkan tenaga panen dari luar Jakarta karena minimnya ketersediaan tenaga kerja pertanian di Jakarta. Penghematan tenaga kerja manusia berdampak langsung terhadap penghematan waktu panen dan biaya panen yang dikeluarkan. Keunggulan lainnya yang dirasakan, penggunaan alat ini telah meminimalisir kehilangan hasil panen padi yang diproduksi. 
 
Lanjutkan langkahmu Pejuang Pangan.  Majulah Pertanian Perkotaan, Sejahteralah Petani Kota.
Jakarta, (28-07-2021), bertempat di Belakang Hotel Horison, Kalijodo, Jakarta Utara  diadakan Rapat Koordinasi Nasional Komando Kawasan Terpaut Pemuda Tani Indonesia KKT-PTI Tahun 2021. Rakornas tersebut dihadiri oleh M. Ramdhani selaku Koordinator Penyuluh Jakarta Utara, Dr. Nurhayati, SP., M.Si selaku Kepala BPTP Jakarta, Daeng Jamal selaku Koordinator Nasional KKT-PTI, serta perwakilan KKT-PTI dari 11 Provinsi dan 40 Kabupaten. 
 
M. Ramdani mewakili Kasudin KPKP Jakarta Utara menyampaikan bahwa Kasudin memberikan 1 apresiasi yang luar biasa karena baru ada kegiatan urban farming sebesar ini di Jakarta Utara. Semoga urban farming di jakarya utara menjadi contoh urban farming di seluruh Indonesia. 
 
Dr. Nurhayati, SP., M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada dasarnya kegiatan hilirisasi tidak direncanakan disini (kalijodo), tetapi saya melihat semangat KKT-PTI. Mengangkat harkat manusia di Kalijodo dengan pendekatan pertanian. Kenapa teknologi pertanian tidak cepat sampai kepada masyarakat? Karena tidak ada perantaranya. Kami juga berterima kasih kepada KKT-PTI sebagai penyambung petani dengan Kementerian Pertanian. 
 
Daeng Jamal menyampaikan bahwa KKT-PTI membantu pemerintah dalam peningkatan produksi ketahanan pangan dan menggerakkan anak2 muda untuk mau bergerak terjun di bidang pertanian. Diharapkan kegiatan urban farming di Kalijodo dapat menjadi percontohan urban farming di seluruh Indonesia.

Jakarta -- Status PPKM darurat level 4 di wilayah DKI Jakarta tidak menyurutkan semangat anggota kelompok tani Kebun Berseri Bintaro yang menggarap fasos milik Pemda menanam bawang merah. Budidaya bawang merah varietas Bima Brebes yang mereka tanam merupakan salah satu bentuk show window dari rangkaian kegiatan Pendampingan Komoditas Strategis Kementan yang dilaksanakan oleh BPTP Jakarta. Budidaya tanaman yang dilakukan standar sesuai SOP penanaman di lahan kering. Penanganan hama penyakit tanaman menggunakan Bioprotektor yang rutin disemprotkan setiap seminggu sekali. Sehingga tanaman bawang merah di Poktan Kebun Berseri Bintaro ini terhindar dari serangan hama. Beberapa tanaman sempat terserang layu fusarium, namun dengan penanganan mekanik, tanaman yang lain terhindar dari penularan.

Tanam benih umbi dilaksanakan pada tanggal 17 Mei 2021, dan pemanenan umbi bawang mulai dilakukan pada tanggal 22 Juli 2021, saat tanaman berumur 65 hari setelah tanam. Pengambilan ubinan pada bedeng tanaman menghasilkan nilai potensi bobot basah umbi bawang berah sebanyak 10.5 ton/ha. Panen dari 8 bedengan masing-masing berukuran 17 m2 menghasilkan lebih dari 100 kg umbi bawang merah. Sampai berita ini diturunkan panen belum selesai dilaksanakan di 10 bedeng tanaman bawang. Hal ini terjadi karena anggota poktan di kebun Berseri Bintaro rata-rata adalah PPSU yang memiliki kewajiban utama di tempat lain, sehingga mereka mengerjakan budidaya tanaman bawang merah ini setelah pekerjaan utama mereka selesai. Harapan dari kegiatan pendampingan budidaya bawang merah ini adalah adanya tambahan kemampuan dan pengalaman bagi anggota Poktan Kebun Berseri Bintaro Selain itu hasil produksi umbi bawang merah varietas Bima ini dapat membantu meningkatkan pendapatan anggota poktan tersebut. Dan mereka dapat melanjutkan sendiri budidaya bawang merah pada musim berikutnya.